Showing posts with label al. Show all posts
Showing posts with label al. Show all posts

Friday, September 9, 2016

Tanda Tanda Kiamat yang telah Terjadi Menurut Al Quran dan Hadits

Tanda Tanda Kiamat yang telah Terjadi Menurut Al Quran dan Hadits


Gambar lustrasi Kiamat
Jamil 21 - Bismillahirrahmanirrahim. Kiamat merupakan peristiwa yang pasti akan terjadi dalam kehidupan ini. Kiamat terbagi dua jenis, yaitu Kiamat Kecil (Sugro), kiamat yang hanya terjadi individu atau dalam wilayah tertentu, contoh kematian, bencana alam dll. Adapun Kiamat Besar (Qubro), kiamat yang terjadi di alam semesta sebagai tanda berakhirnya kehidupan dunia.
Berikut ini tanda - tanda kiamat yang telah terjadi :
Berikut tayangan video mengenai kiamat berdasarkan keterangan dalam Al Quran :


1. Menggembungnya bulan
Telah bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam : “Di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit (awal bulan),” dishahihkan  AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292. Dalam riwayat yang lain dikatakan “Di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta banyaknya orang yang mati mendadak,” (Ash Shahiihah AlBani 2292).

Sekarang ini, satu bulan sabit hampir selalu dihitung dua kali. Tentu kita masih ingat, bahwa umat Islam hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk Ramadhan, Syawal dan Idhul adha .  Antara ru’yat tidak sama cara melihatnya , dengan hisab.

2. Tersebarnya banyak pasar
Rasulullah bersabda: “Kiamat hampir akan terjadi apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa (waktu) akan terasa cepat berlalu, dan pasar pasar akan berdekatan (jaraknya karena saking banyaknya),” (sahih Ibnu Hibban).

Lihatlah sekarang, pasar ada dimana-mana. Mall semakin banyak, supermarket di mana-mana. Belum lagi kalau kita hitung dengan mart-mart yang bahkan masuk sampai ke pelosok desa.


3 Hal yang Memasukkan Wanita ke Neraka

3. Wanita ikut bekerja seperti laki laki
Rasulullah bersabda : “Pada pintu gerbang kiamat, orang-orang hanya akan mengucapkan salam kepada orang yang khusus(dikenal) saja, dan berkembangnya perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya (bekerja/berdagang),” Hadist Shahih Ahmad.

Sekarang karena emansipasi wanita, wanita yang bekerja sudah banyak dan bisa kita temui dimana-mana. Anak diurus oleh mertua atau pembantu.

4. Banyaknya polisi
Rasululah bersabda : “Bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang enam perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian hokum atau jabatan, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim, adanya manusia yang menjadikan Al-Qur’an sebagai seruling dimana mereka menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan keindahannya dalam membaca Al-QUr’an meskipun ia paling sedikit ke-faqihannya,” Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979.

5. Manusia akan bermegah-megah dalam membangun masjid
Rasulullah bersabda “Tidak akan terjadi kiamat hingga manusia berbangga bangga dengan masjid,” (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa’i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779). Padahal Rasulullah di lain tempat berkata “Aku tidak diutus untuk menjulangkan masjid-masjid,” (sahih sunan Abu Dawud : 448).

6. Ulama yang haq tidak dihiraukan
Dari Sahl bin Saad as-Sa ‘idi Ra. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah! Jangan Engkau pertemukan aku dan mudah-mudahan kamu (sahabat) tidak bertemu dengan suatu zaman dikala para ulama sudah tidak diikuti lagi, dan orang yang penyantun sudah tidak dihiraukan lagi. Hati mereka seperti hati orang Ajam (pada fasiqnya), lidah mereka seperti lidah orang Arab (pada fasihnya).” (HR. Ahmad).

Kondisi seperti yang disebutkan Rasulullah diatas saat ini sudah banyak kita temui dimana para ulama sudah tidak didengar lagi, orang yang santun dan berahlak mulia sudah tidak dipedulikan . Kemungkaran menjadi jadi dimana mana.

7. Islam tinggal nama dan tulisannya saja
Dari Ali bin Abi Thalib Ra. ia berkata: Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Sudah hampir tiba suatu zaman, kala itu tidak ada lagi dari Islam kecuali hanya namanya, dan tidak ada dari Al-Qur’an kecuali hanya tulisannya. Masjid-masjid mereka indah, tetapi kosong dari hidayah. Ulama mereka adalah sejahat-jahat makhluk yang ada di bawah kolong langit. Dari merekalah keluar fitnah, dan kepada mereka fitnah itu akan kembali .” (HR. al-Baihaqi).

Dewasa ini manusia berlomba lomba membangun masjid dengan berbagai kemewahannya, namun kegiatannya kosong. Al Qur’an hanya dijadikan bacaan dan pajangan tanpa dipahami makna dan kandungan isinya. Banyak ulama dan ustad yang seharusnya menentramkan umat malah menimbulkan perpecahan dan permusuhan diantara sesama umat islam.


Janji dan Sumpah Iblis Terhadap Wanita

8. Kemaksiatan Bertambah
Dari Ali bin Abi Thalib Ra. dikatakannya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila umatku telah melakukan limabelas perkara, maka bala’ pasti akan turun kepada mereka, yaitu:
1. Apabila harta negara hanya beredar pada orang orang tertentu
2. Apabila amanah dijadikan suatu sumber keuntungan
3. Zakat dijadikan hutang
4. Suami memperturutkan kemauan isteri
5. Anak durhaka terhadap ibunya
6. Sedangkan ia berbuat baik dengan temannya
7. Dia menjauhkan diri dari ayahnya
8. Suara-suara ditinggikan di dalam masjid
9. Yang menjadi ketua satu kaum adalah orang yang terhina di antara mereka
10. Seseorang dimuliakan karena ditakuti kejahatannya
11. Khamar (arak) sudah diminum di segenap tempat
12. Kain sutera banyak dipakai ( oleh kaum lelaki )
13. Para biduanita disanjung-sanjung
14. Musik banyak dimainkan
15. Generasi akhir umat ini melaknat (menyalahkan) generasi pertama (sahabat) Maka ketika itu hendaklah mereka menanti angin merah atau gempa bumi ataupun mereka akan diubah menjadi makhluk lain.” (HR.Tirmizi)

9. Berbangga dengan kemegahan Masjid
Dari Anas bin Malik Ra. bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak terjadi hari qiamat sehingga umatku bermegah -megahan dengan bangunan masjid.” (HR. Abu Daud).

Demikianlah dewasa ini banyak dibangun masjid yang mewah, namun kosong dari ruh kegiatan agama. Perhatian mereka hanya tercurah pada kemegahan dan keindahan masjid semata. Mereka merasa bangga dengan kemegahan dan kindahan masjid yang mereka bangun, namun kurang memperhatikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan agama Islam. Banyak kita jumpai bangunan masjid yang indah dan megah namun masjid itu hanya digunakan untuk tempat shalat berjamaah, itupun jamaahnya amat sedikit tidak sesuai dengan kapasitas masjid yang besar dan megah. Sepi dari kegiatan dakwah, pencerahan dan menyelesaikan masalah umat.

10. Banyaknya Ujian keimanan
Dari Abu Hurairah Ra. bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bersegeralah kamu beramal sebelum menemui fitnah (ujian berat terhadap iman) seumpama malam yang sangat gelap. Seseorang yang masih beriman di waktu pagi, kemudian di waktu sore dia sudah menjadi kafir, atau (Syak Perawi Hadits) seseorang yang masih beriman di waktu sore, kemudian pada keesokan harinya dia sudah menjadi kafir. Dia telah menjual agamanya dengan sedikit harta benda dunia “, (HR. Muslim).

Hadits ini menerangkan kepada kita betapa dahsyat dan hebatnya ujian terhadap iman seseorang di akhir zaman. Seseorang yang beriman di waktu pagi, tiba-tiba dia menjadi kafir di waktu sore. Begitu pula dengan seseorang yang masih beriman di waktu sore. Tiba-tiba besok paginya telah menjadi kafir. Begitu cepat perubahan yang berlaku. Iman yang begitu mahal boleh gugur di dalam godaan satu malam atau satu hari saja, sehingga banyak orang yang menggadaikan imannya karena hanya hendak mendapatkan sedikit harta benda dunia.

Download AlQuran & Hadits Riyadhus Shalihin


11. Orang Beragama yang Benar terkucilkan
Dari Anas Ra. berkata RasuJullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Akan datang pada manusia suatu zaman saat itu orang yang berpegang teguh (sabar) di an tara mereka kepada agamanya laksana orang yang memegang bara api." (HR. Tirmidzi).

Yang dimaksudkan di sini ialah zaman yang sangat menggugat iman sehingga siapa saja yang hendak mengamalkan ajaran agamanya dia pasti menghadapi kesulitan dan tantangan yang sangat hebat. Kalau dia tidak bersungguh-sungguh, pasti agamanya akan terlepas dari genggamannya. Ini disebabkan keadaan sekelilingnya tidak mendorong untuk menunaikan kewajiban agamanya, bahkan apa yang ada di sekelilingnya mendorong untuk berbuat kemaksiatan yang dapat meruntuhkan aqidah dan keimanan atau paling kurang menyebabkan kefasikan.
 
12. Menamakan indah pada barang2 maksiat
Dari Abu Malik Al-Asy’ari Ra. katanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya akan ada sebagian dari umatku yang meminum khamar dan mereka menamakannya dengan nama yang lain. (Mereka meminum) sambi! diiringi dengan alunan musik dan suara biduanita. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menenggelamkan mereka ke dalam bumi (dengan gempa) dan Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengubah mereka menjadi kera atau babi.” (HR. Ibnu Majah).

Dikota kota besar dewasa ini bertebaran tempat tempat seperti yang dimaksud Rasulullah diatas. Tempat hiburan seperti diskotik, Pub, tempat dugem yang buka sampai menjelang fajar, tidak pernah sepih dari pengunjungnya. Minuman keras, narkoba, musik , wanita penghibur, dapat ditemui ditempat itu dengan  mudah. Banyak yang mengunjungi tempat tersebut adalah umat Islam, mereka hanyut dan tenggelam dalam menikmati kesenangan dunia yang penuh kepalsuan.

13. Waktu terasa pendek
Dari Anas bin Malik Ra. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan terjadi qiamat sehingga waktu terasa pendek, maka setahun dirasakan seperti sebulan, sebulan dirasakan seperti seminggu, seminggu dirasakan seperti sehari, sehari dirasakan seperti satu jam serta satu jam dirasakan seperti satu kilatan api. ” ( sebentar saja, hanya seperti kilatan api sekejap). (HR. Tirmizi).

Keadaan seperti ini sudah umum kita rasakan, waktu terasa amat singkat. Sehari yang lamanya 24 jam rasa nya tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan kita. Waktu terasa berjalan amat cepat, bumi inipun terasa semakin kecil, mobilitas manusia semakin tinggi. Rasanya baru saja kita melalui hari jumat, tiba tiba sekarang sudah masuk hari jum’at lagi.


Pentingkah Hijab bagi Wanita Muslim ?

14. Aurat Dibuka massal, keharaman menjadi mode dan gaya
Dari Abu Hurairah Ra. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,. ”Ada dua golongan yang akan menjadi penghuni Neraka, keduanya belum pemah aku lihat mereka. Pertama, golongan (penguasa) yang mempunyai cambuk bagaikan ekor sapi yang digunakan untuk memukul orang. Kedua, perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, lenggang-lenggok waktu berjalan, mengayun-ayunkan bahu. Kepala mereka (sanggul di atas kepala mereka) bagaikan bonggol (ponok unta yang condong). Kedua golongan ini tidak akan masuk sorga dan tidak akan dapat mencium bau harumnya. Sesungguhnya bau harum sorga itu sudah tercium dari jarak perjalanan yang sangat jauh."(HR. Muslim).

Dewasa ini kita banyak menjumpai penguasa yang bertindak sewenang wenang dan korup. Mereka memanfaatkan kekuasaan yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan syahwat dan kepentingan pribadinya. Mereka tidak hirau dan peduli dengan amanah yang diberikan masyarakat padanya. Mereka mengorbankan kepentingan orang banyak untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Aurat wanita diumbar untuk tujuan komersil dan memenuhi syahwat . Wanita yang menjaga aurat dan kehormatannya dikucilkan dan dihinakan , wanita yang mengumbar aurat dihormati dan dipuja.

15. Islam yang benar malah menjadi asing
Dari Abu Hurairah Ra. Ia berkata: Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam; “Islam mulai berkembang dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali asing pula. Maka beruntunglah orang-orang yang asing.” (HR. Muslim).

Islam mulai tersebar di Mekkah dalam keadaan sangat asing. Sangat sedikit penganut dan pendukungnya kalau dibandingkan dengan penentangnya. Kemudian setelah itu Islam tersebar ke seluruh pelosok dunia sehingga dianut oleh dua pertiga penduduk dunia. Kemudian Islam kembali asing dan dirasa ganjil dari pandangan dunia, bahkan dari pandangan orang Islam sendiri. Sebagian dari orang Islam merasa ganjil dan aneh bila melihat orang Islam yang iltizam (komitmen) dengan Islam dan mengamalkan tuntutan Islam yang sebenamya


Kapan Disebut Tasyabbuh?

16. Meniru Yahudi dan Nasrani
Dari Abu Sa’id Al-Khudri Ra. ia berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lobang biawakpun kamu akan mengikuti mereka”. Sahabat bertanya. “Ya Rasulullah! Apakah Yahudi dan Nashrani yang Tuan maksudkan?” Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Siapa lagi?” (kalau bukan mereka). (HR. Muslim).

Umat Islam sedikit demi sedikit akan mengikuti jejak langkah atau “cara hidup” orang-orang Yahudi dan Nashrani, hingga dalam urusan yang kecil dan yang remeh sekalipun. Contohnya, jikalau orang Yahudi dan Nashrani masuk ke lobang biawak yang kotor dan sempit sekali pun, orang Islam akan terus mengikuti mereka. Tanpa disadari banyak umat islam yang mengikuti perilaku dan tatacara orang yahudi atau nasrani, dalam berpakaian, makan,  bergaul dan berteman,  sedang mereka menyangka itu adalah perbuatan yang benar.


Siapakah Sebenarnya Iblis Itu ?


17. Islam dikerubungi musuh-musuhnya
Dari Tsauban Ra. berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang kelaparan mengerumuni talam hidangan mereka”. Maka salah seorang sahabat bertanya, “Apakah karena kami sedikit pada hari itu?” Nabi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Bahkan kamu pada hari itu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa gentar terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’. Seorang sahabat bertanya: “Apakah ‘wahan’ itu, hai Rasulullah?”. Rasulullah menjawab: “Cinta dunia dan takut mati”. (HR. Abu Daud).

Dewasa ini negara yang mayoritas penduduknya Muslim terus diguncang prahara dan kehancuran, seperti Afghanistan, Irak, Libya, Mesir , Suria, Tunisia, dan bangsa bangsa besar  didunia seperti Amerika, negara Eropa, berebut untuk mengambil kekayaan bumi mereka. Mudah mudahan ini tidak terjadi dengan Indonesia yang mayoritas penduduknya juga beragama Islam.

18. Melimpahnya Harta Benda Dan Luasnya Perniagaan Serta Banyak Media Massa
Dari Umar bin Tsa’lab r.a. berkata bahawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebahagian dari tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat, adalah tersebarnya (melimpahnya) harta benda dan luasnya perniagaan. Dan pena-pena akan bermunculan yang menunjukkan banyaknya bacaan dan tulisan.” (Riwayat An-Nasa’i).

Apa yang disebutkan Rasulullah diatas sudah terjadi sekarang ini, dimana perdagangan bebas antara negara dan bangsa  berkembang dengan  pesat. Hampir hampir tidak jelas lagi batas anatara negara yang satu dengan lainnya. Mobilitas manusia antara negara dan benua berjalan demikian cepat.  Media cetak dan elektonik berkembang pesat, pergerakan atau kejadian disatu tempat di bumi ini dapat segera tersebar luas keseluruh dunia dalam waktu yang amat singkat.

19. Ramai Orang Muda Menyebut Dalil Agama
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Akan muncul di akhir zaman nanti, suatu kaum yang terdiri dari orang-orang muda yang masih mentah pikirannya (cetek faham agamanya). Mereka banyak mengucapkan perkataan Khairil Bariyah (firman Allah dan hadits Rasul), tetapi iman mereka masih lemah. Pada hakikatnya mereka telah keluar dari agamanya seperti anak panah yang lepas dari busurnya. Di mana saja kamu dapat menemuinya, maka hapuskanlah mereka itu, siapa yang dapat menghapus mereka, kelak akan mendapat pahala di hari kiamat.“ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Banyak ustad atau penceramah muda yang masih dangkal ilmu nya , memberikan fatwa yang akhirnya bukan menyatukan umat tapi menimbulklan perpecahan diantara umat Islam. Mereka bukan memberikan pencerahan pada umat, tapi malah menimbulkan keresahan dan kegelisahan. Banyak juga ditemui orang yang bukan Islam menggunakan hujjah hujjah dari al Qur’an dan hadist yang mana mereka membuat komentar menurut pemahaman mereka sendiri sedangkan mereka tidak faham dengan Islam.


Adab - Adab Membaca Al Quran


20. Al-Quran Sebagai Alat Propaganda
Ali bin Thalib r.a. berkata bahawa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kelak akan muncul di antara umatku suatu kaum yang membaca Al-Quran bukan seperti lazimnya kamu membaca, dan sembahyangmu jauh berbeda dengan cara mereka bersembahyang. Mereka membaca Al-Quran dengan mengira bahawa Al-Quran itu sebagai alat propaganda mereka, padahal Al-Quran itu berisi peringatan yang harus mereka junjung. Bacaan mereka itu tidak melebihi kerongkongnya (tidak sampai meresap ke dalam hati). Mereka itu sebenarnya keluar dari Islam, bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya.” (Riwayat Muslim)

Rasulullah mengingatkan bahwa diakhir zaman nanti akan dijumpai orang yang menggunakan dalil al Qur’an untuk kepentingan pribadi, golongan , kelompok dan  propaganda politik. Mereka fasih membaca dan mengemukakkan ayat Qur’an namun perbuatannya menyimpang jauh dari ajaran Al Qur’an. Waspadalah dewasa ini banyakn kita jumpai orang seperti ini, penampilannya seperti ulama dan ustad  namun perbuatannya menyimpang dari ajaran Rasulullah. Mereka tidak memberikan solusi bagi masalah umat tapi malah menambah dan menimbulkan  masalah bagi umat disekitarnya.

21. Munculnya 30 Dajjal sang pendusta
Abu Hurairah r.a. berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Qiamat tidak akan tiba sehingga muncul 30 dajjal, semua mengaku sebagai utusan Allah, harta bertambah, berlaku huru-hara dan al-Harj berleluasa.” Seorang sahabat bertanya, “Apakah harj?” Baginda bersabda, “ Bunuh-membunuh.” [Musnad Ahmad, 2/457].

Abu Hurairah r.a. berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Qiamat tidak akan tiba selagi belum muncul 30 dajjal, semua berbohong mengenai Allah dan RasulNya.” [Musnad Ahmad, 2/450].

Dewasa ini banyak kita temui orang orang yang mengaku sebagai nabi dan menerima wahyu seperti  Mirza Ghulam Ahmad, Sai baba, Lia Eden, Ahmad Mozadek. Dan lain lainya ditiap bangsa dipenjuru dunia ini ada orang yang seperti itu, mereka mengaku sebagai Nabi dan Rasul.

Al Harj juga sudah terlihat hadir dimana mana, banyak terjadi pembunuhan yang dibunuh tidak mengerti kenapa ia dibunuh yang membunuh tidak tahu kenapa ia harus membunuh. Teroris, bom bunuh diri, perampokan, pembunuhan masal seperti yang terjadi ditempat umum dan sekolah di Amerika serikat. Saling serang dengan bom bunuh diri seperti yang terjadi di Irak, Pakistan , Mesir , Suriah dll.

22. Golongan Pendusta Di Bidang Hadits
Dari Abu Hurairah r.a. berkata bahawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kelak akan ada di antara generasi akhir dari umatku orang-orang yang meriwayatkan kepada kamu hadis yang belum pernah – juga bapa-bapa kamu – mendengarnya. Untuk itu, hindarilah mereka.”(Riwayat Muslim).

Sekarang juga banyak kita temui banyak diantara anak muda yang menyebarkan hadist palsu , lemah  dhoif yang tidak jelas sumbernya. Mereka lebih mengutamakan hadist daripada al Qur’an , mereka menimbulkan perpecahan dan kebingungan dikalangan umat Islam. 

23. Lelaki menyerupai wanita dan wanita menyerupai lelaki
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Di antara tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat adalah laki-laki menyerupai wanita dan wanita menyerupai laki-laki.” (Riwayat Abu Nu’aim).

Kelompok wanita berpakaian lelaki dan sebaliknya lelaki berpakaian wanita juga sudah banyak kita temui dilingkungan kita. Mereka tidak malu dan segan memakai pakaian tersebut , bahkan mereka  merasa bangga dan tersanjung dengan pakaian tersebut.

24. Orang Yang Baik Berkurang Sedang Yang Jahat Bertambah Banyak
Dari Aisyah r.a. berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak akan berlaku hari qiamat sehingga anak seseorang menjadi puncak kemarahan (bagi ibu bapaknya) dan hujan akan menjadi panas (hujan akan berkurang dan cuaca akan menjadi panas) dan akan bertambah banyak orang yang tercela dan akan berkurang orang yang baik dan anak-anak menjadi berani melawan orang-orang tua dan orang yang jahat berani melawan orang-orang baik.” (Riwayat Thabrani).

Apakah kondisi seperti yang disebutkan Rasululllah pada hadist diatas sudah terjadi? Lihatlah disekeliling anda, betapa sulitnya mendidik anank dewasa ini. Pergaulan bebas dan zina sudah dianggap hal biasa. Banyak anak yang melawan orang tua atau membuat pusing orang tuanya dengan perilaku kasar, pecandu narkoba , dan lain sebagainya.

25. Penduduk Mekkah Akan Meninggalkan Kota Mekkah
Umar r.a berkata bahawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Kelak penduduk Mekkah akan keluar meninggalkan Mekkah; kemudian yang meninggalkan itu tidak akan kembali lagi kecuali hanya sebahagian kecil sahaja. Kemudian yang sedikit itu menjadikan kota itu penuh bangunan. Kemudian mereka keluar lagi dari kota itu dan tidak kembali selamanya.“ (Riwayat Ahmad).

Apa yang dikatakan Rasulullah tentang kota Mekah ini tampaknya sekarang sudah terjadi. Pembangunan besar besaran disekitar Ka’bah telah memaksa penduduk asli disekitar Ka’bah meninggalkan tempat tinggal dan kelahran mereka . Mereka terpaksa pergi jauh dari Mekah. Sementara ditempat mereka tinggal dahulu sekarang telah dibangun Hotel, Mal , Plaza dan tempat mewah lainnya yang banyak dihuni oleh para pendatang . Ka’bah dan Mekkah kini dikelilingi gedung gedung mewah dan megah. Sementara penduduk asli Mekah terpaksa mengungsi keluar kota Mekah.


Demikianlah tanda - tanda kiamat yang telah erjadi dan masih ada lagi beberapa tanda - tanda kiamat yang harus kita pelajari. Semoga bermanfaat. Wassalam


Sumber :
https://www.islampos.com/5-tanda-kiamat-dari-polisi-buruh-wanita-dan-banyaknya-masjid-982/
http://www.fadhilza.com/2013/12/tadabbur/hadist-nabi-tentang-tanda-kiamat-sudah-banyak-terjadi.html
https://www.youtube.com/


download now

Monday, September 5, 2016

Adab Adab Membaca Al Quran

Adab Adab Membaca Al Quran



Jamil 21 - Bismillahirrahmanirahim. Al Quran merupakan kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Dalam membaca Al Quran, tentu saja memiliki adab - adab, karena Al Quran bukanlah perkataan makhluk, namun kalamullah (perkataan Allah), berikut ini adab - adab membaca Al Quran : 

1- Hendaklah yang membaca Al-Qur’an berniat ikhlas, mengharapkan ridha Allah, bukan berniat ingin cari dunia atau cari pujian.

2- Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan mulut yang bersih. Bau mulut tersebut bisa dibersihkan dengan siwak atau bahan semisalnya.

3- Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan suci. Namun jika membacanya dalam keadaan berhadats dibolehkan berdasarkan kesepatakan para ulama.

Catatan: Ini berkaitan dengan masalah membaca, namun untuk menyentuh Al-Qur’an dipersyaratkan harus suci. Dalil yang mendukung hal ini adalah:

???? ????? ?????? ???? ????????? ???? ??????? ???? ?????? ???? ??????? ???? ??????? ????? ??????? ??????? -??? ???? ???? ????- ?????? ????? ?????? ????????? ???????? ??????? ????? ??? ??????? ?????????? ?????? ???????
Dari Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm dari ayahnya dari kakeknya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis surat untuk penduduk Yaman yang isinya, “Tidak boleh menyentuh Al-Qur’an melainkan orang yang suci”. (HR. Daruquthni no. 449. Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’ no. 122).

4- Mengambil tempat yang bersih untuk membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, para ulama sangat anjurkan membaca Al-Qur’an di masjid. Di samping masjid adalah tempat yang bersih dan dimuliakan, juga ketika itu dapat meraih fadhilah i’tikaf.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Hendaklah setiap orang yang duduk di masjid berniat i’tikaf baik untuk waktu yang lama atau hanya sesaat. Bahkan sudah sepatutnya sejak masuk masjid tersebut sudah berniat untuk i’tikaf. Adab seperti ini sudah sepatutnya diperhatikan dan disebarkan, apalagi pada anak-anak dan orang awam (yang belum paham). Karena mengamalkan seperti itu sudah semakin langka.” (At-Tibyan, hlm. 83).

5- Menghadap kiblat ketika membaca Al-Qur’an. Duduk ketika itu dalam keadaan sakinah dan penuh ketenangan.

6- Memulai membaca Al-Qur’an dengan membaca ta’awudz. Bacaan ta’awudz menurut jumhur (mayoritas ulama) adalah “a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”. Membaca ta’awudz ini dihukumi sunnah, bukan wajib.

Perintah untuk membaca ta’awudz di sini disebutkan dalam ayat,

??????? ???????? ??????????? ??????????? ????????? ???? ???????????? ??????????
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)

7- Membaca “bismillahir rahmanir rahim” di setiap awal surat selain surat Bara’ah (surat At-Taubah).
Catatan: Memulai pertengahan surat cukup dengan ta’awudz tanpa bismillahir rahmanir rahim.

8- Hendaknya ketika membaca Al-Qur’an dalam keadaan khusyu’ dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) setiap ayat yang dibaca.

Perintah untuk mentadabburi Al-Qur’an disebutkan dalam ayat,

??????? ?????????????? ??????????? ???? ????? ??????? ????????????
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)

??????? ????????????? ???????? ????????? ?????????????? ????????? ??????????????? ?????? ????????????
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Hadits yang membicarakan tentang perintah untuk tadabbur banyak sekali. Perkataan ulama salaf pun amat banyak tentang anjuran tersebut. Ada cerita bahwa sekelompok ulama teladan (ulama salaf) yang hanya membaca satu ayat yang terus diulang-ulang dan direnungkan di waktu malam hingga datang Shubuh. Bahkan ada yang membaca Al-Qur’an karena saking mentadabburinya hingga pingsan. Lebih dari itu, ada di antara ulama yang sampai meninggal dunia ketika mentadabburi Al-Qur’an.” (At-Tibyan, hlm. 86)

Diceritakan oleh Imam Nawawi, dari Bahz bin Hakim, bahwasanya Zararah bin Aufa, seorang ulama terkemuka di kalangan tabi’in, ia pernah menjadi imam untuk mereka ketika shalat Shubuh. Zararah membaca surat hingga sampai pada ayat,

??????? ?????? ??? ??????????? (8) ???????? ?????????? ?????? ??????? (9)
Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit.” (QS. Al-Mudattsir: 8-9). 

Ketika itu Zararah tersungkur lantas meninggal dunia. Bahz menyatakan bahwa ia menjadi di antara orang yang memikul jenazahnya. (At-Tibyan, hlm. 87)

Ingat nasihat Ibrahim Al-Khawwash bahwa tombo ati (obat hati) ada lima:
Baca juga : Obat Hati
  • Membaca Al-Qur’an disertai tadabbur (perenungan)
  • Perut kosong (rajin puasa)
  • Rajin qiyamul lail (shalat malam)
  • Merendahkan diri di waktu sahur
  • Duduk dengan orang-orang shalih.
Adab membaca Al-Qur’an diringkas dari penjelasan Imam Nawawi dalam At-Tibyan, hlm. 80-87. Semoga manfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Sumber : 
http://rumaysho.com/amalan/8-adab-membaca-al-quran-11261.html

download now

Tuesday, August 9, 2016

Keutamaan Membaca Surah Al Kahfi di Hari Jumat

Keutamaan Membaca Surah Al Kahfi di Hari Jumat



Jamil 21 - Bismillahirrahmanirrahim. Al - Kahfi merupakan surah urutan ke 18 dalam Al Quran. Surah ini banyak menjelaskan peristiwa - peristiwa di masa lalu dan peristiwa yang akan terjadi di masa yang akan datang dan beberapa pelajaran lainnya. Mengenai keutamaan membaca Surah Al Kahfi ini, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang artinya : 

"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)

Hadits diatas menjelaskan mengenai keutamaan membaca Surah Al Kahfi pada hari jumat, namun masih banyak hadits yang menyatakan tentang keutamaan membaca surah Al Kahfi pada hari jumat, yaitu 

Download AlQuran dan Hadits Riyadhus Shalihin

1. Dari Abu Said al-Khudri radliyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
???? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????????? ??????? ???? ???? ????????? ??????? ???????? ???????? ????????? ???????????
"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf
1. Dari Abu Said al-Khudri radliyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

???? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????????? ??????? ???? ???? ????????? ??????? ???????? ???????? ????????? ???????????

"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)

2. Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

???? ?????? ???????? ????????? ??? ?????? ??????????? ?????? ???? ?????? ???? ?????? ???????? ????? ??????? ?????????? ???????? ???? ?????? ???????????? ???????? ???? ??? ?????? ???????????????

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.” (Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa.) (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)”

Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

?????? ????? ?????????????? ???????????????? ??????? ????????? ?????? ??????????? ?????????????????

“Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)

Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:

?? ??????? ????????? ???????

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)

Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi. Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian keterangan lagi sepuluh ayat terakhir.

Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin Sam’an yang cukup panjang, yang di dalam riwayat tersebut Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,  “Maka barangsiapa di antara kamu yang mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi.”

Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda’ radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.” Yakni dari huru-haranya.

Imam Muslim berkata, Syu’bah berkata, “Dari bagian akhir surat al-Kahfi.” Dan Hammam berkata, “Dari permulaan surat al-Kahfi.” (Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah al-Kahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93)

Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:

?????????? ????????? ???????? ???? ??????????? ???????? ???? ?????? ???????????

“Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? . . .” QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi: 6/93)

Kapan Membaca Surah Al Kahfi ?

“Janganlah menghususkan malam Jum’at untuk mengerjakan shalat dari malam-malam lainnya, dan janganlah menghususkan siang hari Jum’at untuk mengerjakan puasa dari hari-hari lainnya, kecuali bertepatan dengan puasa yang biasa dilakukan oleh salah seorang kalian.” (HR. Muslim, al-Nasai, al-Baihaqi, dan Ahmad) 

Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada hari Jum’atnya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.

Imam Al-Syafii rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jumat dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafii: 1/237).

Mengenai hal ini, al-Hafidzh Ibnul Hajar rahimahullaah mengungkapkan dalam Amali-nya: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata “hari” atau “malam” Jum’at. Maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud “hari” temasuk malamnya. Demikian pula sebaliknya, “malam” adalah malam jum’at dan siangnya. (Lihat: Faidh al-Qadir: 6/199).

DR Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa di antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat al-Kahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih minal Kitab was Sunnah, hal 241).

Kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.


Sekian dari saya. Wassalam

Hadits hari ini 

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
????????? ?????? ?????? ?????
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Sumber :
http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/
Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada hari Jum’atnya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.
Imam Al-Syafii rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jumat dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafii: 1/237).
Mengenai hal ini, al-Hafidzh Ibnul Hajar rahimahullaah mengungkapkan dalam Amali-nya: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata “hari” atau “malam” Jum’at. Maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud “hari” temasuk malamnya. Demikian pula sebaliknya, “malam” adalah malam jum’at dan siangnya. (Lihat: Faidh al-Qadir: 6/199).
DR Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa di antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat al-Kahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih minal Kitab was Sunnah, hal 241).
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf
Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi. Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian keterangan lagi sepuluh ayat terakhir.
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin Sam’an yang cukup panjang, yang di dalam riwayat tersebut Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,  “Maka barangsiapa di antara kamu yang mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi.
Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda’ radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.” Yakni dari huru-haranya.
Imam Muslim berkata, Syu’bah berkata, “Dari bagian akhir surat al-Kahfi.” Dan Hammam berkata, “Dari permulaan surat al-Kahfi.” (Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah al-Kahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93)
Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:
?????????? ????????? ???????? ???? ??????????? ???????? ???? ?????? ???????????
Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? . . .” QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi: 6/93)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf
Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
?????? ????? ?????????????? ???????????????? ??????? ????????? ?????? ??????????? ?????????????????
Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)
Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:
?? ??????? ????????? ???????
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf
"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf
"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/;#sthash.tBiCNPUo.dpuf

download now